Home / DAERAH / Warga dan Wisatawan Keluhkan Jalan Rusak di upang-upang.

Warga dan Wisatawan Keluhkan Jalan Rusak di upang-upang.

(pelitaekspres.com)-TANGGAMUS-Kondisi ruas jalan Provinsi yang terletak di penghujung serta perbatasan antara Kabupaten Pesawaran dan Tanggamus, tepatnya di Desa Bunut, Kecamatan Way Ratai Kabupaten Pesawaran yang berbatasan langsung dengan Pekon Lengkukai, Kecamatan Kelumbayan Barat, Kabupaten Tanggamus ini sangat memprihatinkan, sudut jalan ini rusak parah dan berlumpur saat datangnya hujan.
Warga sekitar lebih mengenal jalan tersebut dengan  nama tanjakan “upang-upang”, pemandangan ini di rasakan warga sudah sangat lama keadaannya, namun sampai saat ini kondisinya masih saja tidak ada perubahan.
Abdul, warga Desa Bunut menyatakan, kondisi jalan seperti ini sangat merugikan kami apalagi saat musim hujan, sebab pengguna jalan terutama kami sebagai petani terkadang terhambat untuk menjual hasil tani serta membeli perlengkapan rumah tangga ke pasar Umbul Kluih, belum juga para Siswa dan Guru Sekolah kesulitan untuk menuju sekolahan.
“Apalagi jika hujan turun maka aktivitas kami terhenti, sebab trek jalan upang-upang menanjak dan berbelok itu sangat licin sekali, kendaraan khususnya roda 4 akan terpater, sepeda motor sering terjatuh bahkan terjungkal, jika kami memaksakan maka keselamatan pengendara akan terancam dan bahkan fatal”, tambah Abdul.
Ruas jalan ini selain penghubung kedua Kabupaten, terlebih juga merupakan salah satu fasilitas utama yang di butuhkan masyarakat melakukan aktivitas. Juga akses menuju objek wisata pantai, diantaranya pantai Teluk Kiluan, Teluk Teluk Paku dan pantai Gigi Hiu.
Seperti yang di ungkapkan salah satu wisatawan asal Bandar Lampung, Toto Gunarto, Dosen Senior Unila, dalam komentarnya melalui Media Masa Facebook di akun Resmi Magad Sholahuddin, akun ini telah memposting kondisi jalan upang-upang saat ini.
“Tadi saat menuju ke pantai Teluk Paku, dari Padang cermin kami dapati ada 4 titik jalan longsor yang tinggal separo menutupi badan jalan, setelah itu kami melintasi tanjakan upang-upang kondisinya sangat memperihatinkan seolah tidak ada penguasa di bumi Lampung ini”, keluh Toto Gunarto.
Sementara itu Pj. Pekon Paku, Kecamatan Kelumbayan Kabupaten Tanggamus, (Amridi) menuturkan bahwa pengguna jalan baik masyarakat sekitar maupun para wisatawan yang berkunjung ke objek wisata sekitar sangat mengeluhkan keadaan ini.
“Kerap kali para pengunjung wisata mengeluhkan kondisi jalan menuju wisata, begitupun sebaliknya untuk warga sekitar khususnya Kecamatan Kelumbayan dan Kelumbayan Barat yang mengarah ke provinsi”, ujar Amridi.
Amridi mengaku optimistis, gubernur bersama wakilnya akan mampu menyelesaikan persoalan kerusakan infrastruktur jalan provinsi yang ada di Kabupaten Pesawaran ini. Menurutnya, Pemkab setempat sudah berupaya maksimal untuk mengatasi kerusakan jalan yang sebetulnya menjadi tanggung jawab Pemprov Lampung.
“Kerusakan jalan provinsi itu sudah sangat lama dirasakan warga, maka harapan kami dengan adanya informasi ini Pemprov Lampung akan segera menanggapi dan secepatnya membangun kerusakan jalan upang-upang ini”, tutup Amridi. (Yan).
DIBACA 6.775 kali

Check Also

Kampung Pujokerto Salurkan BLT Dana Desa dan Paket Sembako Covid-19

(pelitaekspress.com)-LAMPUNG TENGAH – Pemerintah Kampung Pujokerto Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), telah menyalurkan sebanyak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *