Home / PENDIDIKAN / SMK Trisakti Bandarlampung terus membuat terobosan demi meningkatkan kualitas pendidikan

SMK Trisakti Bandarlampung terus membuat terobosan demi meningkatkan kualitas pendidikan

(pelitaekspres.com)- BANDARLAMPUNG-SMK Trisakti Bandarlampung terus membuat terobosan demi meningkatkan kualitas pendidikan. Bagaimana caranya?

Wartawan Media Merdeka, menguak keberadaan sekolah itu, dengan mewawancarai pihak yayasan pada Senin (14/7).

“Pihak Yayasan SMK Trisakti Jaya Bandarlampung, berupaya memberikan yang terbaik bagi siswa-siswinya, terutama siswa yang berprestasi,” ungkap Sekretaris Yayasan Trisakti Jaya, H. Rudi Iskandarsyah, S.Sos. yang didampingi Kepala SMK Trisakti, Hj. Ariyah S.Pd, MM, usai membuka acara Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ( MPLS) di ruang Kepsek Trisakti Bandarlampung, Senin ( 15/07) pagi.

Wakil Ketua Kesiswaan SMK Trisakti Bandarlampung, Evi Eka Sari, SE menimpali, tahun ini sekolah yang melaksanakan MPLS sebanyak 100 lebih yang diterima.

“Dan itu sebenarnya antusias para siswa kepada sekolah kami sangat tinggi, tetapi karena keterbatasan local maka kami hanya menerima apa adanya. Oleh karena itu, SMK Trisakti tahun ajaran 2019/2020, tidak menerima siswa lagi lantaran kuota kami tidak memadai, Insyah Allah, kedepan kami akan prioritaskan,” paparnya.

Dalam pemaparannya, Kepala SMK Trisakti, Hj. Ariyah, S.Pd. MM mengatakan untuk meningkatkan mutu pendidikan tidak terlepas dari dukungan, pemerintah, masyarakat dan orangtua siswa.

“Kami berharap, para siswa dapat mengikuti pembelajaran denga baik, guna meningkat prestasi yang ada di sekolah,” ujarnya.

Terkait, pelaksanaan MPLS yang berlangsung selama 3 hari, Ariyah mengatakan, MPLS juga dikenal sebagai Masa Orientasi Siswa (MOS) atau Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPD), merupakan sebuah kegiatan yang umum dilaksanakan di sekolah setiap awal tahun ajaran guna menyambut kedatangan para peserta didik baru.

Menurutnya, masa orientasi lazim dijumpai di tingkat SMP dan SMK.

“Hampir seluruh sekolah negeri maupun swasta menggunakan cara itu untuk mengenalkan almamater pada peserta didik baru. Pada perguruan tinggi, kegiatan serupa dikenal dengan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (disingkat Ospek),” jelasnya. (Red)

BANTU EDIT

DIBACA 5.709 kali

Check Also

Mahasiswa Internasional IIB Darmajaya Belajar Buat Kue Bermotif Batik

(pelitaekspress.com) – BANDARLAMPUNG – Mahasiswa Internasional Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya belajar membuat kue …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *