Home / DAERAH / Ormas GML – Terima Laporan Masyarakat Desa Sukajaya Lempasing ada pungli Pembuatan kk dan akte

Ormas GML – Terima Laporan Masyarakat Desa Sukajaya Lempasing ada pungli Pembuatan kk dan akte

(pelitaekspress.com)- PESAWARAN-
Ditengah marak nya Pemerintah melakukan upaya pemberantasan pungutan liar (Pungli) Aparatur Pemerintahan Desa Sukajaya Lempasing di duga lakukan praktik pungli kepada warga masyarakat yang mengurus Adminduk.

Hasil investigasi terkait laporan masyarakat kepada gabungan Ormas Lsm dna Media Ormas GML ( Rudi ) Lsm Lira ( Sudin ) Serta dari beberapa media,media berjaya ( Alfi ) media chaya nasional ( Yuliansyah ) media BUANA TV ( Hendra dan Jupri )

Tidak tanggung-tanggung kisaran biaya yang di minta oleh oknum (An) tersebut kepada Warga untuk proses pengurusan pembuatan Akte kelahiran dan kartu keluarga’ untuk pengurusan Adminduk salah satu warga di mintai uang sebesar 400 ribu rupiah.

Dan unik nya lagi sudah mengeluarkan uang yang lumayan besar, untuk Adminduk nya pun banyak salah nya, dan ketika di minta untuk membenarkan nya si oknum ini pun kembali meminta uang kepada si korban (mrdh) sebesar Rp 200 ribu rupiah untuk transport.

Ketua DPD ormas GML’ Rudi Sapari As, dan LSM LIRA serta gabungan dari media yang konfirmasi’ langsung kepada warga masyarakat desa Sukajaya Lempasing yang di duga menjadi korban pungli(mrdh) menyayangkan atas adanya dugaan pungli yang di lakukan oleh oknum Aparatur desa tersebut,sementara untuk pembuatan Adminduk dari pemerintah pusat dan daerah itu gratis, jadi ini sudah merupakan suatu perbuatan yang melanggar hukum tegas Rudi.

” Sementara itu oknum Aparatur desa yang di duga melakukan pungli tersebut saat akan di konfirmasi terkait kebenaran nya, sedang ada acara Rapat di kantor desa dan sudah sempat bertemu dengan gabungan ORMAS GML-LSM LIRA dan media, namun belum bisa di konfirmasi karena sedang sibuk.

Saat di konfirmasi melalui pesan WhatsApp oleh Media’ oknum tersebut seakan-akan berlagak tidak faham dengan apa yang di pertanyakan oleh media tentang adanya dugaan pungli dalam pembuatan Adminduk’ tersebut.

Di lain tempat’ setelah mengetahui kalau istrinya di konfirmasi oleh media’ suami oknum tersebut mencoba mencari pembenaran dan pembelaan terhadap istrinya dengan cara melakukan pemanggilan dan intimidasi terhadap warga yang di curigai menjadi pelapor atas perbuatan istri nya kepada Ormas GML- Lsm LIRA dan Media

Dengan mengeluarkan nada ancaman untuk menakut-nakuti warga yang melaporkan istrinya kepada gabungan ormas lsm media , suami oknum yang juga merupakan ketua RT tersebut masih memakai gaya premanisme untuk menakuti warga.

DIBACA 687 kali

Check Also

Desa Gedong Tataan Mengadakan Musyawarah Desa RPJMDes

(pelitaekspress.com) – PESAWARAN – Desa Gedong Tataan mengadakan Musyawarah Desa (Musdes) guna membahas Rencana Pembangunan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *