Kamis , Januari 28 2021
Home / NASIONAL / Organisasi DPW LSM LIRA Papua Ucapkan Turut Berbelasungkawa

Organisasi DPW LSM LIRA Papua Ucapkan Turut Berbelasungkawa

(pelitaekspress.com) – PAPUA – Atas nama Organisasi DPW LSM LIRA Provinsi Papua mengucapkan turut Berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada Keluarga dan juga kepada Polda Papua atas kejadian berupa kecelakaan lalulintas pada hari, Rabu 16/09/2020.

Yang menimpa salah satu personil Polisi di Bid. Propam Polda Papua berpangkat Bripka atas nama Cristin M. Batfeny, dimana atas kejadian tersebut  menyebabkan personil Polisi wanita berprestasi  tersebut meninggal dunia, hal tersebut disampaikan Sekertaris Daerah LSM LIRA Prov. Papua dalam menyikapi kejadian tersebut.

Yohanis Wanane, menyatakan bahwa apa yang terjadi merupakan suatu proses dari lunturnya ketatanan beretika yang saat ini banyak dipertontonnkan dibanyak tempat, apalagi yang disaksikan saat ini adalah penyebab kecelakaan disebabkan oleh pengaruh Minuman Keras.

Yang mana dari informasi yang diperoleh bahwa kecelakan tersebut terlibat didalamnya oknum pejabat Daerah di salah satu Kabupaten di Provinsi Papua, ini etika yang hancur, atau rusak, perilaku ini dipertontonkan dengan terang benderang, apalagi pejabat setingkat Wakil Kepala Daerah di Kabupaten, etika dimaksudkan adalah, kita lihat hari kajadian kecelakaan yang merengut salah satu Personil Putri Polda Papua yang memiliki prestasi yang sedang menuju ketempat kerja di Polda Papua.

Dan disisi lain adalah Wakil Kepala Daerah di Satu Kabupaten di Provinsi Papua yang pada jam kerja yang seharusnya melakukan pelayanan bagi masyarakat di daerah tersebut dengan membantu bupati menjalankan Roda Pemerintahan sehingga Kebijakan Pemerintah baik secara Nasional maupun Regional di Provinsi Papua dapat terlaksana terutama dalam hal-hal substansial yang menjadi dasar pemberlakuan Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua.

Tapi malah berkeliaran di Jayapura yang notabene diluar wilayah pemerintahannya, dengan kondisi yang tidak sewajarnya dilakukan oleh seorang Wakil Bupati, dipengaruhi minuman keras, lalu atas dasar tersebut menyebabkan kerugian materil dan i materil bagi orang lain dan juga Negara ini.

Seperti diketahui bahwa, kecelakaan yang terjadi di jalan ardipura polimak tepat didepan  bengkel Alifa Polimak 3 Distrik Jayapura Selatan Rabu 16/09/2020 jam 07.00 WIT pagi menimpa Bripka. Cristin M. Batfeny anggota Bid. Propam Polda Papua, dimana berdasarkan catatan kepolisian bahwa Pengendara ED yang belakangan diketahui merupakan Wakil Bupati Kabupaten Yalimo Provinsi Papua,

ED yang dalam pengaruh minuman keras mejalju kearah entrop dengan kecepatan tinggi dan tak dapat mengendalikan Mobil Toyota Hilux keluar dari jalur kearah berlawanan, disaat bersamaan Bripka. Cristin Batfeny dengan motor yang dikendarainnya menuju kearah Jayapura dan kemudian dihantam oleh mobil yang dikendarai ED yang telah keluar jalur dengan kecepatan tinggi tersebut.

Dari rekaman cc.tv disekitar lokasi kejadian korban terpental cukup jauh dan langsung masuk kedalam Parit dipinggir jalan tempat kejadian, atas kejadian tersebit korban dinayatakan meninggal ditempat kejadian, korban mengalami benturan keras di kepala dan patah tulang kaki serta luka-luka lecet disekujur tubuh korban.

Sekertaris Daerah DPW Lira Provinsi Papua menyampaikan bahwa pemerintah pusat, dalam hal ini kementrian dalam negeri segera mungkin menyusun regulasi yang secara spesifik memberi hukuman dan langkah pencegahan lainnya bagi pejabat daerah disetiap tingkatan Pemerintahan di Indonesia agar perilaku seperti kejadian yang merengut nyawa Bripka Cristin M. Batfeny (Alm) tidak terulang lagi, kemudian juga bagi Partai Politik, dalam penjaringan Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah,

Jangan hanya terus menyanyikan lagu lama “Ada Uang, ada Dukungan, tanpa melihat dan melakukan pendalaman informasi terkait hal-hal substansial terkait bakal calon yang mendaftarakan diri ke partai politik, kalau tidak diperhatikan maka partai politik juga turut menciptakan sumberdaya manusia calon kepala daerah yang korupt, indisipliner, dan membangkang terhadap etika dan hukum yang berlaku.

Kalau demikian maka untuk apa ada partai politik, untuk apa parliamentary resold yang hanya memberikan ruang pada proses dagang dukungan demi memperoleh syarat pencalonan bagi kepala daerah, sehingga melahirkan Kepala Daerah yang memiliki Moral dan Perilaku yang tidak terkontrol, secara khusus yang kami saksikan banyak oknum-oknum pejabat di Provinsi Papua, rakyat ada susah di kampung, Pejabat Daerah berfoya-foya di kota, sehingga perlu penegakan dasi sisi kelembagaan pemerintah terutama mengenai Undang-undang No. 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah imbuh Wanane.

DIBACA 635 kali

About pelitaekspres

Check Also

Bupati Asahan “Lantik Pengurus KPAD” Kabupaten Asahan

(pelitaekspress.com) – ASAHAN – Bupati Asahan H. Surya BSc melantik Ketua dan Pengurus Komisi Perlindungan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *