Home / HUKUM & KRIMINAL / Baroji Anggota DPRD Lamteng Dipolisikan

Baroji Anggota DPRD Lamteng Dipolisikan

(peliraekspres.com)- LAMTENG-Dilaporkan ke Polda Lampung oleh Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Penggerak Anak Bangsa (LPAB) Lampung Tengah terkait ijazah, Baroji yang juga anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) siap mempertanggung jawabkannya secara hukum.
“Saya belum tau (laporan polda) tapi saya siap pertanggung jawabkan administrasi pencalonan saya (anggota DPRD) sampai dimana pun sama siapa pun,” katanya saat dikonfirmasi oleh awak media melalui telepon selulernya, Sabtu (28/9/2019).
Sambungnya, Baroji mengungkapkan jika dirinya memiliki bukti pernyataan dari teman dan guru sekolahnya jika dirinya lulus dari SMP N 1 Rumbia, Lamteng.
“Saya juga memiliki bukti pernyataan di atas materai dari teman dan guru saya bahwa saya lulus dari SMP itu semuanya ada,” jelas Baroji yang juga kader partai Demokrat itu.
Baroji juga menjelaskan perihal ijazah SMP yang hilang karena rumah tua keluarganya telah dijual oleh kakak Baroji tanpa sepengetahuannya.
“Awalnya, saya dulu memang jarang dirumah dan rumah tua sudah dijual sama kakak, disitulah dokumen saya hilang,” ujarnya.
Sempat berhenti setelah lulus SMP di tahun 1989 dan tidak memiliki niat untuk mencalonkan diri sebagai anggota DPRD, pada 2009 Baroji kembali melanjutkan paket C di sekolah TKM Mandiri, Rumbia dan lulus di 2012.
Pada semester II pihak sekolah menanyakan ijazah SMP milik Baroji. Karna ijazahnya hilang dan sekolah tidak memiliki kopiannya, Baroji melapor ke polisi terkait kehilangan ijazah dan pihak sekolah membuatkan pernyataan sebagai pengganti ijazah serta diperkuat juga oleh pernyataan Dinas Pendidikan setempat.
“Saya nggak ada niat untuk nyalon RT atau apapun saya sudah ada ijazah paket C. Di 2009 saya mengambil paket C dan lulus di 2012. Pada semester II sekolah menanyakan dasar saya untuk mengambil paket C. Saya melapor kehilangan ke polisi dan sekolah membuat pernyataan untuk ganti ijazah dan juga di kuatkan oleh pernyataan dinas pendidikan,” paparnya.
Baroji menuding dibalik laporan ini ada pihak yang tidak terima dirinya menjadi anggota DPRD setempat. Baroji juga tidak akan menanggapinya dengan emosi tetapi akan menghadapinya dengan data yang ia miliki.
“Sudah lama saya mendengar masalah ini karena ada pihak yang kalah dengan saya saat pileg 2019 yang lalu. Saya tidak akan menanggapinya dengan emosi tetapi saya akan jawab dengan data,” pungkasnya.
Sebelumnya Sofyan ketua LSM LPAB Lamteng, mengadakan jumpa pers di hotel BBC Bandarjaya, Jumat (27/9/2019) terkait pelaporannya terhadap anggota DPRD Lamteng, Baroji di Polda Lampung.
Sofyan mengatakan, Baroji diduga mendapatkan ijazah paket C itu tidak sesuai dengan aturan dan telah melaporkannya ke Polda Lampung.
“Saya tidak mempermasalahkan Ijazah paket C nya, tapi diduga dia (Baroji) tidak tamat SMP tapi kok bisa mendapatkan Paket C, Itu yang gak benar dan sudah kita laporkan (polda Lampung),” kata Sofyan. (Red)
DIBACA 4.003 kali

Check Also

Coba Perkosa IRT, Warga Rumbia Ditangkap Polsek Gedung Aji

(pelitaekspress.com) – TUBA – Polsek Gedung Aji berhasil mengungkap pelaku tindak pidana percobaan pemerkosaan yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *