Home / HUKUM & KRIMINAL / Gubernur Arinal dan Kapolda Lampung Giat Silahturahmi Dengan BEM dan OKP

Gubernur Arinal dan Kapolda Lampung Giat Silahturahmi Dengan BEM dan OKP

(pelitaekspres.com)-BANDARLAMPUNG-Gubernur Lampung Ir Arinal Djunaidi Kapolda Lampung Irjen Pol,Drs Purawadi Arianto M.SI  Melaksanakan Giat Silahturahmi Dengan Perwakilan BEM dan OKP Provinsi Lampung  Minggu (29/9/2019) Pukul 14.00 Wib.

Acara dilaksanakan di Rumah Makan Kayu Jln Arif Rahman Hakim No.45 Way Halim Bandar Lampung  dan dihadiri oleh Dir Intelkam Polda Lampung Kombes Pol Drs Amran Ampulembang,M,Si, Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco,SIK  Ketua FSBKU sdr Eko Sumaryono, Ketua LMND Sdri Kristin, Ketua GMKI sdr Ratno Ambonius Pasaribu, Ketua KAMMI Sdr Roy Renaldi, Ketua PMKRI Sdr Andreas G.L ,Ketua PMII Sdr Indra, Ketua HMI Sdr Cabang Bandar Lampung Sdr AgungKetua GMNI Sdr Iksan Mertua Siregar, Ketua IMM Sdr AmirPresiden BEM STKIP-PGRI,Presiden BEM Politeknik Negri Lampung,Presiden BEM Universitas Bandar Lampung, Presiden BEM Universitas Malahayati, Presiden BEM Universitas Islam Negri, Presiden BEM Umitra,Presiden BEM Teknokrat, Presiden BEM Universitas Muhamadiyah Lampung.

Dalam Sambutan Kapolda Lampung mengucapkan Terima Kasih untuk adik-adik yg telah memberikan waktunya untuk hadir disini, saya sudah rencanakan dengan Bapak Gubernur untuk kegiatan ini bertemu dengan perwakilan adik-adik sekalian. Alhamdulilah situasi di Prov.Lampung ini Kondusif sehingga acara kita untuk mengawal Demokrasi kemarin berjalan degan lancar salah satunya berkat adik-adik sekalian.

Saya mengapresiasi dan berterima Kasih degn adik-adik selesai melaksanakan aksi kemarin bisa membantu membersihkan Kantor DPRD. Ini adalah rangkaian demokrasi yang harus kita lewati dan alhamdulilah aksi kemarin tidak terjadi bentrok. Saya harap dengan apa yang saya sampaikan ini utk kedepan apabila ada kejadian unjuk rasa saya minta utuk menjaga kondusifitas adik-adik sekalian.

Sambutan Gubernur Lampung arinal Djunaidi, saya dulunya juga Aktivis mahasiswa, sedikit saya akan mewariskan pengalaman saya kepada adik-adik sekalian yaitu pada waktu itu kami gabungan dari PMII, KAMMI, PMKRI, GMKI, HMI dan organisasi lainya. Setiap melakukan aksi selalu berakhir dengan kondusif jauh dari anarkis, hal tersebut seharusnya menjadi contoh dalam setiap melakukan aksi, artinya menyampaikan pendapat dimuka umum boleh saja namun lebih baiknya disampaikan dengan secara elegan yaitu dengan cara berdiskusi.

Nilai dan harkat martabat Mahasiswa sangat tinggi itu yang selalu dipertahankan, aksi unjuk rasa boleh-boleh saja namun lebih elegannya mahasiswa dalam menyampaikan pendapat dengan cara terhormat seperti halnya dengan cara berdiskusi dengan instansi terkait, saya mengajak kepada adik-adik Mahasiswa mari kita berdiskusi bersama apabila ada permasalahan yang menjadi keresahan masyarakat kita selesaikan dengan cara berdiskusi utk mencari solusi diri permasalahan tersebut.

Adik-adik Mahasiswa jangan mudah terprovokasi ataupun ditunggangi oleh oknum-oknum yang memiliki kepentingan pribadi. Mari Kita jaga kondusifitas kita dimana Lampung sendiri ekonomi kita lagi meningkat, para investor berbondong-bondong ingin berinvestasi di Lampung. Oleh sebab itu mari kita bersama-sama menjaga kondusifitas dan bersama membangun Lampung untuk dapat bangkit dan bersaing dengan provinsi lain.

Sementara penyampaian dari perwakilan Mahasiswa serta OKP dari Presiden BEM Malahayati, saya sangat terpukul dengan adanya korban jiwa di Kendari Prov Sultra saat Unras dan saya meminta kepada Kapolda untuk disampaikan kepada Kapolri untuk cepat mengusut dan menangkap oknum Polisi yang menembak rekan kami disana sampai meninggal. Saya berharap dengan penyampaian yang disampaikan Gubernur untuk diskusi selama 6 bulan sekali utk membahas permasalahan yang ada di prov.Lampung ini.

Sementara dari Ketua PPRL, apakah Kapolda Lampung sejalan dan segaris lurus dengan pernyataan Kapolri yaitu aparat Polri boleh saja melanggar HAM untuk para peserta Aksi?

Tanggapan Kapolda Lampung jelas itu adalah Hoaxs, yang jelas Mahasiswa adalah kaum Intelektual artinya dapat memilah kebenaran dari informasi yang didapat. Itu adalah Vidio yang terpotong dan dikaitkan dengan permasalahan yang terjadi sekarang.

Acara berjalan dengan penuh Keakraban, sukses dan lancar dan berakhir Pukul 15.15 Wib.(rls)

DIBACA 5.860 kali

Check Also

KAPOLRI Saksikan Pemusnahan 1,2 Ton Sabu dan 35.000 Ekstasi dengan Modus Impor Kurma

(pelitaekspress.com) -JAKARTA– Pemusnahan Barang Bukti 1,2 Ton Sabu dan 410 Kilogram Ganja Jaringan Internasional Iran-Timur …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *