Home / DAERAH / Dinas Perdagangan Tuba Tindaklanjuti Gudang Pupuk Subsidi Tak Miliki Izin dan TDG

Dinas Perdagangan Tuba Tindaklanjuti Gudang Pupuk Subsidi Tak Miliki Izin dan TDG

(pelitaekspress.com) – TULANGBAWANG – Tindaklanjut temuan dilapangan terkait kelengkapan legalitas PT. Harapan Restu Jaya disinyalir tidak miliki izin usaha dan Tanda Daftar Gudang (TDG) yang Bergerak di bidang distributor atau penimbunan pupuk ratusan ton, gudang tersebut berada di Kampung Lebuh Dalem, Kecamatan Menggala timur, Kabupaten Tulangbawang.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gabungan Elemen Masyarakat Lampung (Galang) Junaidi Romli dan beberapa awak media sambangi Dinas Perdagangan kabupaten setempat kedatangan tersebut menyampaikan beberapa hal terkait keberadaan pupuk subsidi tanpa izin dan TDG.

Dikatakan Junaidi Romli, merujuk pada PP no 33 tahun 2019 dan Permendag no 16 tahun 2016 yang berhak dan berwenang dalam memberikan sanksi atas pelanggaran TDG adalah Dinas Perdagangan untuk itu dia berharap pihak Dinas Perdagangan segera turun kroschek ke lokasi tersebut.

“Hasil dari investigasi kami dengan tim, dan setelah kami check di Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) juga menyatakan bahwa PT. Harapan Restu Jaya tidak terdaftar izin nya dan TDG,” ujar dia, Kamis (30/07/2020).

Bahkan, bukan hanya itu, lanjut Junaidi Romli pihak DPMTSP bersama Satuan Polisi Pamong Praja sudah turun lokasi (Gudang PT. Harapan Restu Jaya) untuk memastikan keberadaan PT tersebut apakah benar keberadaan nya dan pihak PT tersebut tidak bisa menunjukan legalitas sesuai prosedural yang telah di tentukan pemerintah kabupaten Tulangbawang.

“Kami berharap pihak Dinas-dinas terkait bisa bertindak dan memberikan sanksi tegas terhadap pihak PT yang tidak memilki izin dan  tanpa TDG serta telah mengabaikan aturan dan peraturan ataupun Perda dan Perbup,” tegas dia.

Sementara, Seksi Pembinaan Pengelolaan Sarana Distribusi dan Stabilitasi Barang Pokok dan Penting, Komarudin, SE., MM didampingi

Seksi Pembagunan Sarana Distribusi Perdagangan, Aji Yuliono, ST menanggapi hal tersebut mengatakan pihaknya akan mempelajari dan segera berkordinasi ke DPMPTSP guna menindaklanjuti temuan ini. “Kami akan bentuk tim investigasi turun ke lokasi gudang pupuk bersubsidi tersebut apabila memang ditemukan pelanggaran perizinan dan TDG maka Dinas Perdagangan akan memberikan sanksi-sanksi sesuai dengan PP no 33 tahun 2019,” kata dia.

Dia mengatakan, Untuk TDG itu sudah jelas didalam Peraturan Bupati (Perbup) hal tersebut ranah DPMPTSP, sampai sekarang belum pernah sama sekali pihak DPMPTSP koordinasi ke kami, berapa banyak jumlah gudang yang sudah terdaftar TDG dan diperuntukan untuk apa saja. Kami tidak mengetahui nya.

“Temuan kawan-kawan ini adalah kali pertama bagi kami, sebelumnya belum pernah ada yang mempertanyakan hal seperti ini,” ujar dia.(bari)

 

DIBACA 452 kali

Check Also

Desa Gedong Tataan Mengadakan Musyawarah Desa RPJMDes

(pelitaekspress.com) – PESAWARAN – Desa Gedong Tataan mengadakan Musyawarah Desa (Musdes) guna membahas Rencana Pembangunan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *