Home / DAERAH / Delapan Fraksi DPRD Lamsel Nyatakan Siap Bahas Ranperda Perubahan APBD 2019

Delapan Fraksi DPRD Lamsel Nyatakan Siap Bahas Ranperda Perubahan APBD 2019

(pelitaekspres.com)-KALIANDA–Delapan Fraksi yang ada di DPRD Kabupaten Lampung Selatan menyatakan siap membahas Ranperda Perubahan APBD 2019. Pernyataan Fraksi yang disampaikan  dalam pemandangan umum disampaikan dalam sidang Paripurna Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2019, Selasa (30/7/2019).
Rapat paripurna yang dihadiri sebanyak 40 orang anggota ini dipimpin oleh  Ketua DPRD Lampung Selatan Hendry Rosyadi, SH, MH didampingi tiga orang wakilnya Galung Supriyanto, Fahrorrozi dan Roslina.
Turut hadir dalam paripurna itu, perwakilan Forkopimda Lampung Selatan, Sekretaris Daerah Ir. Fredy SM, MM beserta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan.
Sebelumnya Sekretaris Daerah Fredy SM Mewakili Plt Bupati Lampung Selatan, menyampaikan Ranperda Perubahan APBD Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2019.
Dalam penyampaiannya, Fredy mengatakan, penyusunan Rancangan Perubahan APBD tersebut, pada hakikatnya dimaksudkan untuk menata kembali Rencana Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan yang telah ditetapkan dalam APBD induk.
Selain itu, juga untuk memprogramkan beberapa kegiatan yang bersifat prioritas dengan tetap memperhatikan efektifitas, efisiensi, norma dan prinsip anggaran yang berbasis kinerja, dengan demikian maka Perubahan APBD merupakan bagian yang tidak terpisahkan dan terintegrasi dengan APBD induk,” kata Fredy.
Beberapa hal yang menyebabkan Pemerintah Daerah memandang perlu melakukan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2019, lanjut Fredy pertama, yaitu menganggarkan penerimaan pembiayaan dari Sisa Lebih Perhitungan (Silpa) Anggaran Tahun Anggaran 2018 yang ditargetkan sebesar Rp.176.667.119.209,00 ternyata mengalami peningkatan sebesar Rp.12.973.738.813,12.
Silpa mengalami peningkatan, sehingga menjadi Rp.189.640.858.022,12. Untuk itu, maka perlu dilakukan penyesuaian.
Selanjutnya kata Fredy, adanya penambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) khususnya yang bersumber dari Pajak Penerangan Jalan, PBB Pedesaan dan Perkotaan, Retribusi Izin Mendirikan Bangunan dan Laba Atas Penyertaan Modal.
Kemudian, karena adanya beberapa kegiatan yang karena alasan teknis harus dilakukan penambahan dan pergeseran anggaran antar kegiatan.
“Pada Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2019, total Anggaran Pendapatan Daerah sebesar Rp.2.231.648.891.376,00 meningkat sebesar Rp.22.136.036.576,00 bila dibandingkan dengan sebelum perubahan,” beber Fredy.
Lebih lanjut Fredy menyampaikan, dalam rangka memantapkan substansi program-program prioritas, maka pada Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2019, dialokasikan Anggaran Belanja sebesar Rp.2.397.142.749.398,12 bertambah sebesar Rp.35.124.775.389,12 bila dibandingkan dengan sebelum perubahan.
“Dengan rincian Belanja Tidak Langsung bertambah sebesar Rp.631.472.090,10 dan Belanja Langsung bertambah sebesar Rp.34.493.303.299,02,” tuturnya. (klf/Cak Ton)
DIBACA 7.262 kali

Check Also

Desa Gedong Tataan Mengadakan Musyawarah Desa RPJMDes

(pelitaekspress.com) – PESAWARAN – Desa Gedong Tataan mengadakan Musyawarah Desa (Musdes) guna membahas Rencana Pembangunan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *