Home / POLITIK / Debat Publik Tahap Pertama Paslon Bupati/Wakil Bupati Nias Barat, Paslon No Urut 1 Unggul

Debat Publik Tahap Pertama Paslon Bupati/Wakil Bupati Nias Barat, Paslon No Urut 1 Unggul

(pelitaekspress.com) – KEPULAUAN NIAS – Debat Publik Tahap Pertama Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nias Barat, Sumut yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum Nias Barat, bertempat diTokosa Hall  Kabupaten Nias Barat, Selasa (17/11/2020), Pasangan nomor urut 1 Khenoki-Era era unggul.

Dalam pelaksanaan debat Paslon tersebut, semua peserta yang hadir mematuhi standar protokol kesehatan sesuai dengan aturan yang ada.  Pelaksanaan debat pertama ini  KPUD Nias Barat  diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya,  dan dilanjutkan Mars KPU serta di meriahkan oleh sanggar budaya dari dinas pariwisata Kabupaten Nias Barat.

Dalam sambutannya Ketua KPUD Nias Barat Efori Zalukhu, Menyampaikan  bahwa saat ini lah yang tepat Bagi masing-masing pasangan calon untuk menyampaikan Visi dan Misi Kepada masyarakat Nias Barat dan sekaligus beliau mengajak seluruh elemen masyarakat supaya dapat mendukung program ini demi terciptanya kesejukan di bumi Nias Barat.

Moderator dalam debat publik pertama adalah Prof. DR.R Hamdani Harahap,M.Si. beliau Guru Besar dari Universitas Sumatera Utara (USU) .

Dari tanggapan salah seorang tokoh Pemuda Nias Barat Petrus.Gulo, SE. Berpendapat Bahwa “Visi dan Misi yang di sampaikan oleh Pasangan Calon Khenoki Era Era Nomor urut 1,  jelas Visi dan Misi ini sangat realistis dan mudah untuk di terapkan serta dipahami sangat menyentuh kehidupan masyarakat.

Sementara Paslon 02 banyak yang tidak realistis dan terkesan hanya asal buat program terutama konsep pembangunan pariwisata di 12 kepulauan Hinako, pulau Bawa dan Pulau Asu. Ini Membuktikan Paslon 02 tidak memahami konsep Pembangunan pariwisata Kabupaten Nias Barat Sesuai dengan Konsep RIPPARKAB (rencana indeks pembangunan pariwisata Kabupaten) dan KSPPN (kawasan strategis pembangunan pariwisata Nasional) dimana objek wisata di 12 Desa di Kepulauan itu tidak semua memiliki Potensi Pariwisata, Ujarnya

Di tempat yang Berbeda salah seorang Pakar pertanian di Nias barat Ir. Faahakhododo Gulo. Beliau Mengkritisi tentang Pernyataan Paslon ELMAR 02 Kepada Paslon Khenoki Era Era No. Urut 01 Bahwa pernah pasangan calon nomor urut 01 menanam padi di lahan yang kering, Dengan mengklaim bahwa seakan-akan itu tidak bisa, dalam pendapatnya Bapak Ir Faahakhododo Gulo. Menjelaskan’ bahwa sistem pertanian padi ada tiga jenis.

1) padi ladang/ladang kering (Huma)”nowi ba hili”

2) Padi Lahan datar/tadah hujan.(gogorancah)”ndaso”

3) Padi sawah (yg menggunakan irigasi).(Toro Harefa)

DIBACA 304 kali

Check Also

Pengesahan APBD 2021 Oleh DPRD Kota Bontang

(pelitaekspress.com) – BONTANG – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kota Bontang tahun 2021 disahkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *